Pakaian Adat Bengkulu

Pakaian adat Bengkulu

Programforpositiveaging – Berbicara mengenai Indonesia maka tidak akan bisa lepas akan kekayaan budaya yang melekat padanya, tidak terkecuali adalah Kota Bengkulu yang kaya akan berbagai ragam budaya, termasuk adalah pakaian adat.

Bengkulu adalah sebuah kota yang terletak di pulau Sumatera, keberagaman pakaian adat Bengkulu jika ditelusuri lebih jauh maka memang wajar, ini terjadi karena banyak kerajaan-kerajaan kecil masa lalu yang ada di sekitar wilayah Bengkulu.

Pakaian adat oleh masyarakat Bengkulu dipakai pada momen tertentu, seperti pernikahan, acara resmi pemerintahan dan lainnya. Upaya ini mereka lakukan agar pakaian adat tidak tergerus oleh zaman.

Pakaian Adat Bengkulu Yang Masih Eksis

Selain masyarakat asli Bengkulu yang tinggal di Bengkulu, pakaian adat untuk pernikahan juga digunakan oleh masyarakat Bengkulu yang sedang di perantauan. Tapi tidak sedikit orang yang menggunakan pakaian adat ini sebagai busana pernikahan atau acara resmi walau mereka bukan masyarakat Bengkulu.

Berikut kami beri ulasan tentang beberapa nama baju adat Bengkulu yang recomended untuk anda gunakan di acara resmi atau pernikahan seperti di http://3.0.234.19/

1. Rejang dan Lebong

Pakaian adat Rejang dan lebong merupakan nama dari pakaian ada wilayah Bengkulu. Pakaian ini merupakan percampuran dari kebudayaan Palembang, Riau, Jambi dan Melayu.

Untuk jenis pakaiannya, seperti pakaian adat yang lainnya maka dibedakan menjadi dua jenis, pertama pakaian adat wanita Bengkulu dan pakaian adat pria.

Pakaian Adat Pria Bengkulu

Untuk para prianya, pakaian adat yang digunakan adalah atasan berupa jas yang tertutup, disertai dengan lengan panjang yang berbahan dasar wol atau bludru.

Menggunakan bawahan celana panjang berbahan dasar satin. Warna dari pakaian adat bengkulu untuk pria biasanya menggunakan warna seperti, hitam, merah tua, dan biru tua.

Kemudian pada bagian pinggang di ikatkan kain yang memiliki motif warna emas, yang biasa disebut sebagai sarung segantung. Kain yang dililitkan pada pinggang ini memiliki fungsi sebagai perlambang sekaligus menambah kesan pria yang memiliki wibawa.

Untuk pakaian pernikahan adat Bengkulu, sebenarnya sama seperti pakaian adat sehari-hari cuma yang membedakan adalah adanya motif emas yang ada di pakain tersebut.

Pakaian Adat Wanita Bengkulu

Untuk wanitanya, pakaian adat yang digunakan adalah atasan baju kurung dengan lengan panjang. Baju ini juga dilapisi dengan motif emas di bagian lengannya dan sebagian bagian dada pakaian.

Untuk warnanya sendiri biasanya menggunakan warna merah tua, biru tua dan juga hitam. Untuk bagian pinggang juga diikat dengan kain yang disebut sebagai Pending.

Untuk aksesoris lainnya, pakaian adat wanita Bengkulu biasanya dilengkapi dengan konde besar. Selain konde, juga akan dilengkapi dengan tusuk konde dan sebuah mahkota hiasan kembang goyang. Mahkota ini disebut sebagai Singal,

Untuk perhiasan yang digunakan juga banyak sekali, hal ini bertujuan untuk menambah kesan cantik sekaligus elegan pada yang memakai pakaian tersebut. Perhiasan tersebut berupa gelang emas, anting yang juga dari emas, dan juga ada kalung besar yang menambah lebih cantik.

Pakaian adat Bengkulu untuk wanita yang tidak digunakan sebagai pakaian pernikahan biasanya tidak memiliki perhiasan yang begitu banyak. Anting, gelang serta mahkota untuk pakaian sehari-hari tidaklah banyak.

Pakaian adat ini nyaman digunakan karena memiliki bahan kain yang enak untuk dipakai. Untuk yang ingin menambah kesan moderen maka bisa menambahkan beberapa aksesoris lainnya.

Menggunakan pakaian adat Bengkulu dalam pernikahan atau ketika anda sedang dalam acara resmi merupakan salah satu wujud dari upaya anda melestarikan budaya nenek moyang nusantara agar tidak punah termakan oleh zaman.